Seorang staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur,
ditangkap polisi saat berada di kamar hotel bersama wanita yang bukan
istrinya. Staf yang diketahui berinisial BY (31) ini, digerebek
bersama dua pasangan mesum lainnya.
Penggerebekan itu dilakukan polisi dalam rangka razia menjelang Natal
dan Tahun Baru. Beberapa titik yang menjadi sasaran razia, di
antaranya Hotel Pazia dan Panatau Sukses di Jalan Veteran, serta
lokasi sekitar Stadion Letjen H Sudirman. Sebelumnya, polisi juga
merazia Hotel Wina di Jalan Teuku Umar, namun tak menemukan sasaran.
Saat berada di hotel Panatau Sukses, polisi menemukan BY bersama TN,
teman kencannya di kamar 206. Melihat sejumlah polisi dan kamera
televisi, BY langsung menutupi wajahnya.
Setelah petugas memberi waktu kepada TN untuk berpakaian, keduanya
langsung digiring menuju mobil patroli. Selain BY dan TN, polisi juga
berhasil mengamankan dua pasangan mesum lainnya yakni AM (27), warga
Kecamatan Rengel, Tuban dan pasangannya Sa (30). Serta pasangan AR
(27), warga Kecamatan Kapas, Bojonegoro dengan pasangannya UK (26)
yang juga berasal dari Kapas.
Menurut Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Suhariyono, beberapa
pasangan mesum yang kebanyakan masih muda-mudi itu diamankan dari
beberapa hotel. Dia mengatakan, hotel yang digunakan mesum memang
sudah terbiasa dijadikan tempat kencan. "Kebanyakan hotel tersebut ya
memang langganan dibuat begitu," terangnya.
Selain hotel, lanjut dia, polisi juga melakukan operasi di beberapa
cafe dan warung remang-remang. Polisi juga banyak menemukan pasangan
muda-mudi yang sedang bercumbu di sekitar Stadion. Namun para
muda-mudi itu hanya diamankan lantaran tak memiliki identitas. "Mereka
kami beri pembinaan," terangnya.
Kabar ditangkapnya staf kejari Bojonegoro saat berbuat mesum di sebuah
hotel langsung tersebar luas di kalangan kejari. Meski demikian,
beberapa pejabat kejaksaan enggan mengomentari hal itu. "Soal itu saya
no comment," kata Kasi Intelijen Kejari, Sigid JP.
Hal senada diungkapkan oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kusnadi.
Informasi yang diterima wartawan menyebutkan, BY adalah staf di
Pidsus. Sehingga, Kusnadi pasti mengetahuinya. "Ya memang itu staf
saya. Tapi saya tidak mau komentar kalau soal itu," katanya saat
ditemui di sela-sela sidang.
sumber: okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan untuk meninggalkan jejak disini.. Terimakasih