21 Desember 2009

Ditusuk Bambu, Bau Busuk Paus 2 Ton Makin Menyengat

Seekor ikan paus dengan panjang mencapai lebih dari lima meter
terdampar di Pantai Glagah, Kecamatan Temon Kulonprogo.   Ikan ini
ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Hingga berita
ini diturunkan mamalia air ini masih menjadi tontonan warga dan
pengunjung.   Salah seorang pedagang, Lestari mengatakan tidak tahu
persis kapan ikan ini terdampar. Sekira pukul 09.00 WIB pengunjung
sudah mendapati ikan ini terombang-ambing di tepian pantai. Padahal
pada pagi harinya, di lokasi ini belum ada.   Ikan dengan bobot
diperkirakan mencapai 2 ton ini, sendiri kondisinya sudah mulai
membusuk. Diperkirakan ikan ini sudah mati sekitar lima hingga
tujuh hari sebelum terdampar.   "Saat terdampar belum begitu bau,
begitu disodok perutnya, langsung menyengat," jelas Lestari, Senin
(21 / 12 /2009).   Anggota Tim SAR Pantai Glagah, Sumardi, mengaku di
perairan selatan Kulonprogo memang banyak terdapat ikan hiu
ataupun paus. Ikan-ikan ini kerap terdampar saat ombak cukup besar.
Biasanya mereka kesulitan kembali ketengah, untuk melawan arus.
Hingga akhirnya mati dan terbawa arus ke tepian.   Menurutnya, paus
yang diperkirakan seberat dua ton ini belum bisa diketahui
jenisnya. Saat diketemukan kondisi sudah membusuk. Beberapa bagian
kulitnya sudah mengelupas hinga sulit dikenali. Melihat ukurannya,
ikan ini tergolong besar dengan usia yang masih muda.   Rencananya
mamalia air laut, ini hanya akan dikubur di lokasi penemuan. Warga
dan nelayan jarang mengkonsumsi ikan yang terdampar dalam kondisi
mati dan membusuk. Namun jika tertangkap jarring dengan kondisi
hidup, biasanya tetap dikonsumsi.   Salah seorang nelayan, Suryono
mengatakan dibanding ikan hiu, ikan paus lebih jarang muncul.
Biasanya ikan ini banyak berada pada kedalaman tertentu. Sedangkan
ikan hiu kerap muncul di permukaan, dengan terlihat sirip atasnya.
" Saat air tenang, kita kerap melihat hiu terlihat siripnya di
tengah lautan," tuturnya.   Adanya ikan paus terdampar menjadikan
magnet tersendiri bagi pengunjung Pantai. Puluhan orang berdatangan
untuk menyaksikan ikan raksasa. Sayangnya mereka harus menutup
hidung, untuk menahan bau yang menyengat.

sumber: okezone

1 komentar:

  1. Wah, baunya tercium dari lubang bambu ya. Atau dari lubang bekas bambu tersebut?

    BalasHapus

Silahkan untuk meninggalkan jejak disini.. Terimakasih