23 Desember 2009

Pengunjung You Tube Bakal Dipungut Biaya

YouTube berencana untuk memungut biaya pada pengunjung situs yang
ingin menyaksikan video-video seperti acara Televisi, Film online
dan Berita- berita. Google pemilik YouTube saat ini sedang
mempertimbangkan kebijakan tersebut menyusul hengkangnya sejumlah
pemasok video seperti Channel4 dan Channel Five dari YouTube.
Channel4 dan Channel Five menginginkan agar pengunjung video
miliknya yang ditampilkan di YouTube dikenai biaya. Channel4 takkan
lagi menampilkan konten video secara penuh di YouTube. Dalam
wawancara dengan Reuters, seperti dilansir Guardian, Kamis (16 /12
/2009) , Petinggi Google David Eun menyatakan, kebijakan men-charge
pelanggan merupakan salah satu upaya untuk meyakinkan stasiun
Tevisi dan studio-studio Hollywood untuk tetap bertahan di YouTube.
"Kami akan membuat penawaran menarik untuk konten-konten berdurasi
panjang, tak semua konten nantinya bisa diakses," kata David.
Hingga saat ini, situs berbagi video itu memang tak memungut biaya
sepeser pun pada pengunjung. Pendapatan utama Youtube hanya
mengandalkan iklan. Selama ini, stasiun- stasiun televise dan studio
Hollywood hanya mendapatkan keuntungan pembagian iklan dari
YouTube. "Saya pikir model 'free' memang sangat sulit untuk
mengetahui nilai dari konten kami," ujar Chase Carey, President of
News Corporation menanggapi langkah YouTube tersebut. CEO Google
sendiri, Eric Schmidt , mengatakan menghasilkan uang dari YouTube
adalah prioritas utama Google. Diperkirakan YouTube mampu meraup
USD470 juta pada tahun 2009.

Sumber: okezone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan untuk meninggalkan jejak disini.. Terimakasih