menghantam Bumi mendorong penemuan kawah kuno di Australia tengah.
Astronom Sydney Duane Hamacher menemukan sebuah kawah berbentuk
mangkuk raksasa di Palm Valley, sekira 130 kilometer dari barat
selatan Alice Springs dengan bantuan Google Earth. Dia
terinspirasi melakukan pencarian setelah mempelajari dongeng
tradisional yang diceritakan masyarakat Arrernte mengenai meteorit
yang jatuh ke danau bernama Puka. Hamacher yang merupakan kandidat
PhD di Macquarie University menyebutkan relaitas yang dia temukan
sangat cocok dengan kisah mimpi yang diceritakan merupakan sebuah
kasus yang kebetulan. "Tapi jika memang benar, itu merupakan satu
kebetulan yang sangat luar biasa," ujarnya seperti dikutip dari
Sydney Morning Herald , Senin (28 /12 / 2009). Hamacher menjadi
bagian dari sebuah tim yang dipimpin oleh astronom CSIRO Ray Norris
yang mengeksplorasi kemungkinan orang- orang suku Aborigin sebagai
astronom pertama di dunia. Menurut Hamacher, kalimat bijak yang
diungkapkan orang Aborigin tradisional tentang langit sungguh
mengesankan. "Tidak mungkin bertahan hidup di benua seperti ini
selama 50 ribu tahun lamanya dan tidak pula memiliki pengetahuan
yang mendalam tentang alam di sekitar, termasuk langit malam,"
demikian bunyi kalimat bijak tersebut seperti diungkapkan Hamacher.
Dia mencari catatan sejarah cerita rakyat Aborigin dengan referensi
ke komet, meteor dan dampak alam semesta serta mencari kecocokan
peristiwa astronomi.
sumber: okezone
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan untuk meninggalkan jejak disini.. Terimakasih