Tumbuhan memang tidak bisa melihat atau mendengar. Namun penelitian
membuktikan, mereka dapat mengenali saudaranya dengan menggunakan
sinyal senyawa zat kimia yang dikeluarkan lewat akar.
Sementara itu, riset terbaru yang dilakukan ilmuwan Kanada menemukan
bukti baru bahwa tumbuhan pun dapat mengenali pesaingnya.
Tumbuhan akan berlaku baik pada tumbuhan yang menjadi 'saudara' mereka.
Sebaliknya, kepada yang menjadi pesaingnya, tumbuhan akan berkompetisi
dengan cara menumbuhkan lebih banyak akar yang menjangkau dan
mengganggu wilayah 'musuh'. Hal itu dilakukan guna mengambil air dan
mineral tanah milik lawannya, sehingga dia dapat tumbuh lebih cepat dan
baik dibanding pesaingnya.
Profesor Harsh Bais dari University of Delaware mencari tahu bagaimana
tumbuhan dapat mengenali saudaranya.
"Tumbuhan tidak memiliki penanda sensor yang kasat mata. Mereka juga
tidak dapat bergerak atau berpindah dari tempat di mana mereka
ditanam," kata Bais seperti dikutip dari Live Science, Rabu
(21/10/2009).
Bais bersama dengan rekannya Meredith Biedrzycki melakukan penelitian
terhadap populasi Arabidopsis thaliana, yaitu jenis tumbuhan mungil
yang sering dijadikan sampel dalam penelitian tentang tumbuhan.
Dalam rangkaian eksperimen yang dilakukan Bais dan Biedzycki benih
tanaman diberikan cairan bernama exudate yang dapat merangsang
pertumbuhan akar. Mereka kemudian menganalisa perbedaan pertumbuhan
akar di sekitar wilayah tumbuhan saudara dan yang menjadi musuh.
Hasilnya diketahui bahwa tumbuhan lebih agresif menumbuhkan dan
memanjangkan akar mereka di wilayah musuh. Sedangkan di wilayah
tumbuhan yang menjadi saudaranya, akar tumbuhan umumnya pendek-pendek
dan tidak mengganggu.
Sumber: okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan untuk meninggalkan jejak disini.. Terimakasih